Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa secara resmi pada Sabtu, 21 April 2026, di Aula Utama Kampus Baruga, Kendari. Acara yang berlangsung meriah tersebut menjadi puncak dari perjalanan akademik 487 mahasiswa, khususnya dari Unit Teknologi Cloud yang telah menyelesaikan program studi mereka dengan berbagai pencapaian memuatkan.
Kehadiran event wisuda ini tidak hanya menandai akhir dari fase pendidikan formal para lulusan, tetapi juga merupakan simbol pelepasan mereka menuju dunia kerja profesional yang penuh tantangan. Dengan tema “Generasi Digital Terampil untuk Indonesia Maju”, acara tersebut menggambarkan komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi cloud computing dan transformasi digital.
Wisuda 2026 ini menjadi ajang istimewa mengingat Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan eksistensinya sebagai pusat pembelajaran teknologi terdepan di Sulawesi Tenggara. Selama lima tahun operasionalnya, unit ini telah meluluskan lebih dari 1.500 mahasiswa yang tersebar di berbagai industri, mulai dari sektor telekomunikasi, perbankan digital, hingga startup teknologi.
“Upacara wisuda hari ini adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen setiap mahasiswa dalam menjalani perjalanan akademik mereka. Mereka telah membuktikan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya tentang teori, melainkan juga penguasaan praktik yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di depan ribuan peserta acara.
Rektor Sutrisno menambahkan bahwa para lulusan ini membawa misi besar untuk mendorong transformasi digital di Indonesia, khususnya di kawasan timur. “Kami percaya bahwa mereka adalah agen perubahan yang akan membawa Indonesia lebih maju dalam adopsi teknologi cloud dan digitalisasi berbagai sektor industri,” lanjutnya dengan penuh optimisme.
Pencapaian Akademik yang Membanggakan
Dari 487 mahasiswa yang diwisuda pada hari itu, sebanyak 23 mahasiswa berhasil meraih predikat Cumlaude dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,80. Pencapaian ini menunjukkan tingginya standar akademik yang diterapkan oleh Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari.
Salah satu mahasiswa berprestasi tersebut adalah Reyhan Pratama, lulusan Program Studi Teknologi Cloud Computing, yang berhasil meraih IPK sempurna 4,00. Reyhan juga telah menyelesaikan proyek akhir tentang “Implementasi Cloud Security dalam Infrastruktur Digital Perusahaan Manufaktur di Indonesia Timur” yang mendapat pujian dari para pembimbing dan industri.
“Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan studi dengan hasil yang memuaskan. Perjalanan ini tidak mudah, tetapi dukungan dari dosen-dosen yang berdedikasi dan teman-teman seperjuangan membuat semuanya terasa bermakna. Saya berkomitmen untuk terus berkembang dan berkontribusi pada industri teknologi Indonesia,” kata Reyhan saat diwawancarai seusai upacara wisuda.
Selain Reyhan, ada pula Siti Nurhaliza, lulusan Program Studi Infrastruktur Cloud dan Data Center Management, yang juga meraih IPK 3,95 dan telah mendapatkan penawaran kerja dari perusahaan multinasional terkemuka di Jakarta. Pencapaiannya menjadi bukti bahwa lulusan Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki daya saing yang tinggi di pasar kerja global.
Persiapan Menyeluruh untuk Dunia Kerja
Keberhasilan para lulusan tidak terlepas dari strategi pendidikan holistik yang diterapkan oleh Unit Teknologi Cloud. Selama menjalani studi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis yang solid, tetapi juga kesempatan untuk menjalani magang industri dan proyek kolaboratif dengan perusahaan teknologi terkemuka.
Dr. Ir. Farah Diba, M.T., Kepala Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari, menjelaskan bahwa kurikulum yang diajarkan selalu mengikuti perkembangan industri terkini. “Kami memastikan setiap mahasiswa mendapatkan sertifikasi internasional seperti AWS Certified Cloud Practitioner, Microsoft Azure Fundamentals, dan Google Cloud Associate. Ini adalah investasi kami untuk memastikan mereka siap berkompetisi di tingkat global,” jelas Dr. Farah dalam kesempatan tersebut.
Lebih lanjut, Dr. Farah menambahkan bahwa kolaborasi dengan industri merupakan kunci kesuksesan program akademik mereka. “Kami memiliki kemitraan strategis dengan lebih dari 50 perusahaan teknologi dan telekomunikasi di Indonesia. Mereka tidak hanya menjadi mitra magang, tetapi juga terlibat langsung dalam pengembangan kurikulum dan memberikan masukan berharga tentang kebutuhan tenaga kerja di lapangan,” katanya.
Networking dan Peluang Karir
Acara wisuda 21 April 2026 juga menjadi momentum penting untuk membangun jaringan profesional. Dalam rangkaian acara tersebut, panitia penyelenggara mengundang lebih dari 30 perusahaan terkemuka dari sektor teknologi, telekomunikasi, perbankan, dan e-commerce untuk melakukan job fair dan career expo.
Perusahaan-perusahaan seperti PT Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri Tbk., PT Indosat Ooredoo Hutchison, serta berbagai startup unicorn Indonesia menjadi peserta aktif dalam acara tersebut. Mereka tidak hanya menawarkan kesempatan kerja, tetapi juga melakukan talent scouting untuk mengidentifikasi lulusan terbaik yang siap bergabung dengan tim mereka.
“Antusiasme dari sektor industri menunjukkan bahwa lulusan kami sangat dicari. Dalam job fair hari ini saja, kami mencatat lebih dari 300 penawaran pekerjaan yang diberikan kepada para lulusan. Ini adalah testimoni nyata tentang kualitas pendidikan yang kami berikan,” kata Direktur Pengembangan Karir Universitas Muhammadiyah Kendari, Maulana Rizki, S.Kom., M.B.A.
Salah satu perusahaan yang aktif merekrut lulusan Unit Teknologi Cloud adalah PT Cloud Teknologi Indonesia, sebuah perusahaan lokal yang bergerak di bidang solusi cloud computing dan konsultasi digital transformation. Recruitment Manager mereka, Andi Wijaya, menyatakan bahwa lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Kami sudah beberapa kali merekrut lulusan dari sini, dan mereka menunjukkan performa yang sangat baik. Mereka tidak hanya memiliki pengetahuan teknis yang kuat, tetapi juga soft skills yang baik, seperti kemampuan komunikasi dan teamwork. Hari ini kami berhasil merekrut 12 lulusan fresh graduate yang akan segera memulai karir mereka bersama kami,” ungkap Andi Wijaya.
Dampak Positif bagi Ekonomi Lokal dan Nasional
Lulusan Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya berperan sebagai pencari kerja, tetapi juga sebagai penggerak inovasi dan entrepreneur. Data dari divisi Alumni Relations menunjukkan bahwa sekitar 15 persen lulusan memilih untuk menjadi entrepreneur dan membangun startup mereka sendiri.
Salah satu startup yang didirikan oleh alumni adalah “CloudEra Solutions”, sebuah perusahaan yang menyediakan solusi cloud computing untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di Sulawesi Tenggara. Perusahaan ini telah berhasil melayani lebih dari 200 klien dan menciptakan lapangan kerja bagi 35 karyawan, sebagian besar adalah alumni dari Universitas Muhammadiyah Kendari.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pendidikan berkualitas di bidang teknologi cloud tidak hanya menciptakan profesional yang bekerja untuk perusahaan besar, tetapi juga entrepreneur muda yang menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Komitmen Berkelanjutan terhadap Inovasi
Melihat keberhasilan wisuda 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan program-program baru yang relevan dengan tren industri. Dalam rencana strategis lima tahun ke depan, universitas akan membuka program magister di bidang Cloud Architecture dan Advanced Data Science, serta memperluas kolaborasi internasional dengan universitas-universitas terkemuka di Asia Tenggara.
“Kami ingin memastikan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari tetap menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan teknologi cloud di kawasan ini. Ke depannya, kami akan meningkatkan investasi dalam infrastruktur laboratorium, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kompetensi dosen-dosen kami,” ungkap Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno dalam sesi tanya jawab pasca acara wisuda.
Harapan untuk Masa Depan
Para lulusan yang diwisuda pada hari itu membawa harapan besar untuk masa depan. Mereka adalah generasi yang lahir di era digital, yang memahami pentingnya transformasi teknologi, dan yang siap untuk menghadapi tantangan industri 4.0 dan revolusi digital 5.0.
Koordinator Program Studi Teknologi Cloud Computing, Dr. Sigit Haryanto, M.Eng., mengatakan bahwa para lulusan ini akan menjadi agen perubahan yang penting bagi Indonesia. “Mereka bukan hanya sarjana biasa, tetapi profesional teknologi yang memiliki misi untuk membawa Indonesia lebih maju. Saya yakin bahwa dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, banyak dari mereka yang akan menjadi leader dalam industri teknologi,” katanya penuh keyakinan.
Upacara wisuda yang berlangsung selama empat jam ini ditutup dengan pengucapan sumpah jabatan oleh para lulusan dan doa bersama. Momen emosional terjadi saat para mahasiswa melepas toga mereka dan mengedipkan mata kepada orang tua dan keluarga yang mendukung perjalanan akademik mereka.
Dengan wisuda 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menambah jumlah lulusannya menjadi lebih dari 6.000 mahasiswa sejak berdiri pada tahun 2021. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh institusi ini.
Sebagai penutup, upacara wisuda ini adalah simbol dari komitmen bersama untuk terus berinovasi, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia melalui pendidikan berkualitas dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi cloud dan transformasi digital.