KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh organisasi mahasiswa Unit Teknologi Cloud Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar acara peluncuran program pengembangan keterampilan digital yang berskala besar pada Sabtu, 19 April 2026. Inisiatif strategis ini melibatkan lebih dari sepuluh organisasi mahasiswa dan dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital mahasiswa menghadapi era industri 4.0.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Blok Academic Center Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari ini menghadirkan berbagai pembicara industri, workshop interaktif, dan sesi networking yang diikuti oleh lebih dari 2.500 mahasiswa dari berbagai program studi. Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya ruangan dan tingginya partisipasi dalam setiap sesi yang diselenggarakan sepanjang hari.
Latar Belakang Inisiatif Strategis
Menurut laporan internal BEM yang diperoleh penulis, inisiatif pengembangan keterampilan digital ini lahir dari analisis mendalam terhadap kebutuhan pasar kerja modern. Unit Teknologi Cloud, sebagai unit khusus dalam lingkup Universitas Muhammadiyah Kendari yang fokus pada teknologi informasi dan cloud computing, menemukan kesenjangan signifikan antara kompetensi lulusan dengan standar industri yang terus berkembang.
“Kami melihat bahwa mahasiswa kami memiliki potensi akademik yang baik, namun mereka membutuhkan pengalaman praktis dan pemahaman mendalam tentang aplikasi teknologi dalam dunia kerja yang sesungguhnya,” tutur Aria Wijaya, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari periode 2025-2026, dalam wawancara eksklusif dengan penulis pada hari pelaksanaan acara.
Persiapan program ini dimulai sejak tiga bulan sebelumnya dengan melibatkan koordinasi lintas organisasi. Departemen Internal BEM bekerja sama dengan Departemen Riset dan Pengembangan, ditambah dengan kolaborasi aktif dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Asosiasi Mahasiswa Sistem Informasi, dan berbagai unit organisasi lainnya.
Mitra eksternal juga ikut andil dalam kesuksesan program ini. Tiga perusahaan teknologi terkemuka dari Jakarta dan Surabaya, yaitu PT. CloudTech Indonesia, PT. Digital Innovation Asia, dan PT. Sistem Cerdas Nusantara, menjadi sponsor utama dan pembicara dalam program yang mengusung tema “Transformasi Digital: Dari Kampus ke Industri 4.0” ini.
Rangkaian Kegiatan Peluncuran
Program peluncuran dimulai pukul 08.30 pagi dengan sambutan pembukaan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Jamaluddin M.Si., yang menekankan pentingnya sinergi antara sivitas akademika dan dunia industri.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan praktis yang relevan. Program seperti ini adalah wujud nyata dari komitmen kami tersebut,” ujar Prof. Jamaluddin dalam sambutannya di hadapan ratusan mahasiswa yang memenuhi aula.
Setelah sambutan pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi keynote speech dari Dr. Budi Santoso, Direktur Divisi Pengembangan Talenta PT. CloudTech Indonesia. Dalam presentasinya yang berlangsung selama 45 menit, Dr. Santoso menguraikan tren teknologi cloud computing terkini dan proyeksi kebutuhan tenaga kerja di bidang tersebut hingga tahun 2030.
“Industri cloud computing mengalami pertumbuhan eksponensial. Indonesia saja membutuhkan sekitar 50.000 profesional cloud computing dalam lima tahun ke depan. Oleh karena itu, mahasiswa yang menguasai skill ini akan memiliki peluang karir yang sangat terbuka,” papar Dr. Santoso dengan presentasi visual yang menarik.
Setelah sesi keynote, peserta diarahkan ke berbagai workshop yang tersedia secara simultan di ruangan-ruangan berbeda. Workshop yang ditawarkan mencakup: “Fundamentals of Cloud Computing,” “Data Analytics for Business Intelligence,” “Cybersecurity in the Digital Age,” “Web Development and DevOps,” dan “Artificial Intelligence Application in Enterprise.”
Setiap workshop dipandu oleh praktisi berpengalaman dari perusahaan sponsor dan diselenggarakan dalam format interaktif yang memungkinkan peserta melakukan praktik langsung menggunakan perangkat yang disediakan panitia. Keterlibatan mahasiswa sangat tinggi, terlihat dari pertanyaan-pertanyaan kritis dan antusiasme dalam mengikuti setiap sesi.
Respons Pejabat Kampus dan Akademisi
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan, Dr. Rina Kusuma S.Kom., M.Tech., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif BEM dan organisasi mahasiswa.
“Saya sangat terkesan dengan tingkat organisasi dan eksekusi program ini. BEM dan organisasi mahasiswa telah menunjukkan kematangan dalam merencanakan kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran yang dinamis. Ini adalah contoh nyata dari praktik kepemimpinan mahasiswa yang bertanggung jawab,” ujar Dr. Rina dalam konferensi pers yang diadakan setelah acara pagi berakhir.
Kepala Unit Teknologi Cloud, Ir. Hendra Suryanto, M.Eng., Ph.D., juga memberikan evaluasi positif terhadap pelaksanaan kegiatan.
“Program ini sejalan dengan visi Unit Teknologi Cloud untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan teknologi informasi di kawasan timur Indonesia. Kolaborasi dengan BEM dan organisasi mahasiswa membuktikan bahwa mahasiswa kami memiliki agency yang kuat untuk mengembangkan diri mereka sendiri,” tambah Ir. Hendra.
Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Para peserta yang diwawancara setelah acara berlangsung mengungkapkan kepuasan dan manfaat yang mereka rasakan. Sinta Rahmawati, mahasiswa semester lima Program Studi Teknik Informatika, berbagi pengalamannya.
“Saya sangat senang mengikuti workshop tentang cloud computing. Sebelumnya, saya hanya mengenal konsep dasar dari mata kuliah, tetapi sekarang saya memiliki pemahaman praktis tentang bagaimana cloud diimplementasikan di perusahaan sebenarnya. Ini akan sangat membantu saya ketika mencari pekerjaan nanti,” ungkap Sinta dengan antusias.
Sejumlah mahasiswa juga berhasil melakukan networking dengan para profesional dari perusahaan-perusahaan sponsor. Berdasarkan catatan kepanitiaan, setidaknya 15 mahasiswa telah mendapatkan penawaran untuk internship atau magang langsung dari perusahaan tersebut pada hari pelaksanaan acara.
Melalui program ini, BEM juga berhasil mengidentifikasi talenta-talenta mahasiswa yang kemudian akan diikutsertakan dalam kompetisi dan program pengembangan lanjutan yang lebih spesifik. Sebagai tindak lanjut, organisasi mahasiswa sudah merencanakan serangkaian workshop lanjutan yang akan dilaksanakan setiap bulan dengan topik-topik yang lebih mendalam.
Peran Penting Organisasi Mahasiswa dalam Ekosistem Kampus
Keberhasilan program ini menunjukkan peran krusial organisasi mahasiswa dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik di kampus. Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika, Rizki Pratama, menjelaskan bahwa inisiatif semacam ini merupakan pelengkap penting dari kurikulum formal.
“Mata kuliah yang kami ambil di kelas sudah baik, tetapi pengetahuan industri yang dinamis dan berkembang pesat tidak selalu terkover sepenuhnya dalam kurikulum. Oleh karena itu, organisasi mahasiswa memiliki fleksibilitas untuk cepat merespons kebutuhan terbaru dengan mengadakan program-program seperti ini,” jelas Rizki.
Lebih lanjut, Rizki menambahkan bahwa program pengembangan keterampilan digital ini juga memiliki dimensi pengembangan kepemimpinan.
“Selain benefit bagi peserta, program ini juga merupakan pembelajaran bagi kami sebagai pengurus organisasi dalam hal project management, koordinasi dengan stakeholder eksternal, dan eksekusi program berskala besar,” katanya.
Rencana Keberlanjutan Program
Kesuksesan peluncuran program pada 19 April 2026 ini akan menjadi momentum untuk pengembangan lebih lanjut. Ketua BEM Aria Wijaya telah mengumumkan rencana keberlanjutan yang ambisius namun terukur.
“Kami merencanakan untuk menjadikan program ini sebagai kegiatan tahunan, dengan skala yang terus ditingkatkan. Untuk tahun depan, kami bertujuan melibatkan minimal 5.000 mahasiswa dan menambah jumlah perusahaan sponsor menjadi tujuh perusahaan,” terang Aria dengan penuh keyakinan.
Selain itu, organisasi mahasiswa juga akan mengembangkan program sertifikasi yang diakui oleh industri. Pihak kampus telah memberikan dukungan penuh, termasuk alokasi anggaran dan fasilitas untuk mendukung keberlanjutan program ini.
Penutup
Peluncuran program pengembangan keterampilan digital oleh BEM dan organisasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada 19 April 2026 menandai babak baru dalam komitmen kampus untuk menghasilkan lulusan berkualitas tinggi. Dengan melibatkan mahasiswa, akademisi, dan industri dalam satu ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, Universitas Muhammadiyah Kendari menunjukkan dedikasi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia berkualitas.
Program ini juga membuktikan bahwa organisasi mahasiswa, ketika diberikan ruang dan dukungan yang tepat, dapat menjadi motor penggerak perubahan dan inovasi di kampus. Ke depannya, diharapkan inisiatif serupa terus berkembang dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ribuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja era digital.
—
Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis berdasarkan pengamatan langsung dan wawancara dengan berbagai narasumber di lokasi acara pada 19 April 2026.